FINGERSNEWS.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar memperingati World Cleanup Day dengan menggelar aksi bersih-bersih lingkungan secara serentak di sejumlah titik strategis, mulai dari fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPST3R) hingga kawasan perairan bibir Pantai Losari, Minggu.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi bersama Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar Melinda Aksa turun langsung memimpin aksi gotong royong ini bersama masyarakat, jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, TP PKK, komunitas lingkungan, serta warga setempat.
"World Cleanup Day ini jangan dimaknai bahwa bersih-bersih hanya dilakukan hari ini. Kebersihan harus menjadi kebiasaan yang kita bangun setiap hari," ujar Munafri di sela-sela kegiatan.
Ada pemandangan yang berbeda dalam aksi kali ini. Sebelum memimpin kegiatan di darat, Wali Kota Appi terlebih dahulu menyusuri perairan Pantai Losari menggunakan kapal pembersih limbah laut. Ia berangkat dari Dermaga Tugu MNEK Pantai Losari menuju lokasi utama peringatan World Cleanup Day di TPST3R Panambungan.
Aksi Terpadu di Kawasan Mariso
Pusat kegiatan bersih-bersih dipusatkan di kawasan TPST3R Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso. Melinda Aksa bersama tim Dewan Lingkungan Hidup, pengurus TP PKK, komunitas lingkungan, serta para Ketua RT dan RW se-Kecamatan Mariso bahu-membahu membersihkan kawasan sekitar TPST3R dan Rumah Susun Warga (Rusunawa) Panambungan.
Aksi pembersihan ini menyasar kawasan daratan, pesisir, hingga aliran sungai. Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan langsung dipilah berdasarkan jenisnya sebagai bentuk edukasi nyata pengelolaan sampah langsung dari sumber.
Camat Mariso, Syahril, mengungkapkan bahwa aksi World Cleanup Day di wilayahnya berhasil mengumpulkan total puluhan kilogram sampah dari berbagai kategori.
"Untuk World Cleanup Day hari ini, kita telah mengumpulkan 26 kilogram sampah organik, 36 kilogram sampah anorganik, dan 12 kilogram residu," ungkap Syahril. Selain dari daratan, tercatat pula sekitar 11 kilogram limbah laut yang berhasil diangkat dari kawasan perairan.
Keberlanjutan Pengelolaan Sampah
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Makassar ingin menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial atau simbolik semata. Wali Kota Appi dengan tegas menginstruksikan seluruh jajaran kecamatan di Makassar untuk menjaga kesinambungan program kebersihan lingkungan.
"Saya minta pihak kecamatan terus melaksanakan Jumat Bersih setiap minggu. Jangan hanya karena ada momentum World Cleanup Day setelah itu berhenti," tegas Appi.
Sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat ini diharapkan mampu memperkuat budaya memilah sampah dari rumah. Dengan keterlibatan aktif warga yang menyetorkan sampah anorganik ke bank sampah serta mengolah sampah organik secara mandiri, beban di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa dapat terus ditekan demi mewujudkan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
