Ubah Perilaku Warga, DLH Makassar Optimalkan Peran Bank Sampah dari Tingkat Kelurahan


FINGERNEWS.COM — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggalakkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah langsung dari sumbernya. Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bank Sampah Pusat DLH Makassar, Veronika, mengungkapkan bahwa keberadaan bank sampah yang tersebar dari tingkat kelurahan hingga kota telah memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku warga.


"Meski perubahan itu tidak drastis, namun pelan tapi pasti perubahan perilaku warga mulai mengarah lebih baik," ujar Veronika di Makassar, Senin.7 September 2026.


Menurutnya, pengelolaan dan penanganan sampah perkotaan tidak cukup hanya mengandalkan armada pengangkut dan tempat pemrosesan akhir (TPA). Keterlibatan aktif masyarakat dalam membantu memilah sampah dari rumah dinilai menjadi kunci utama agar sampah dapat dikelola secara optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi.


Kebijakan pemilahan sampah dari rumah ini dilandasi oleh pemikiran bahwa sampah rumah tangga seharusnya sudah dipisahkan sejak dari sumbernya, bukan ketika sudah berada di tempat pembuangan. Jika sampah telanjur tercampur, proses pemanfaatannya akan jauh lebih sulit karena membutuhkan tenaga dan waktu untuk memilah kembali. Sebaliknya, sampah yang dipisahkan sejak awal akan lebih mudah dikelola dan memiliki peluang besar untuk bernilai jual.


Dalam sistem pengelolaan ini, keberadaan bank sampah unit memegang peranan krusial karena lokasinya yang berada paling dekat dengan warga. Bank sampah unit menjadi pintu gerbang pertama dalam proses pengumpulan dan pemilahan sampah masyarakat.